Koleksi Penerbitan JAKIM
“Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan neraka Saqar itu? Ia membakar mangsanya dengan tidak meninggalkan sisa dan tidak membiarkannya (binasa terus). Ia terus-menerus membakar kulit manusia".
[Surah al-Muddatstsir 27-29]
“Dan (dengan yang demikian) rasalah azab seksaan yang kekal dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan".
[Surah as-Sajdah 14]
Katakanlah (wahai Muhammad): "Serulah nama " Allah" atau nama "Ar-Rahman", yang mana sahaja kamu serukan (dari kedua-dua nama itu adalah baik belaka); kerana Allah mempunyai banyak nama-nama yang baik serta mulia". Dan janganlah engkau nyaringkan bacaan doa atau sembahyangmu, juga janganlah engkau perlahankannya, dan gunakanlah sahaja satu cara yang sederhana antara itu" [Surah al-Isra' 110]
???? ???????? ??????? ???? ???????? ?????????????? ?????? ???? ????????? ?????? ????????????? ???????????? ????? ???????? ??????????? ????? ????????? ????? ????????? ?????? ????????? ????????
"Kemudian apabila sampai tempoh ajal mereka, tiadalah mereka akan dapat meminta dikemudiankan sesaat pun dan tidak pula mereka akan dapat meminta didahulukan".
[Surah an-Nahl 61]
"Dan sesiapa yang mengerjakan amal soleh, dari lelaki atau perempuan, sedang ia beriman, maka mereka itu akan masuk Syurga, dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasannya) sedikitpun".
[Surah an-Nisa' 124]
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memandai-mandai (melakukan sesuatu perkara) sebelum (mendapat hukum atau kebenaran) Allah dan RasulNya; dan bertaqwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui" [Surah al-Hujurat 1]
"Janganlah kamu memutuskan suatu persoalan yang menyangkut perihal syariat agamamu tanpa Allah dan RasulNya" (Mukhtasar Ibnu Kathir).
"Dan Allah menguasai tentera langit dan bumi (untuk menyeksa orang-orang yang derhaka); dan Allah adalah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana" [Surah al-Fath 7]
"(Ingatlah) ketika Tuhanmu wahyukan kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku menyertai kamu (memberi pertolongan), maka tetapkanlah (hati) orang-orang yang beriman. Aku akan mengisi hati orang-orang yang kafir dengan perasaan gerun; oleh itu, pancunglah leher mereka (musuh) dan potonglah tiap-tiap anggota mereka".[Surah al-Anfal 12]
- Para Malaikat.
- Matahari, di mana ia pernah berhenti seketika (lambat terbenam) ketika membantu perjuangan seorang nabi (bani Israel).
- Api pernah bertukar sejuk, nyaman dan menyelamatkan nabi Ibrahim Alaishissalam.
- Laut pernah membantu nabi Musa Alaihissalam dan Bani Israel ketika mereka melarikan diri daripada buruan Firaun.
- Burung Ababil daripada berbagai kelompok dan arah pernah merejam batu kepada tentera bergajah ketika mereka mahu musnahkan Kaabah.
- Belalang, kutu, katak, darah pernah menyerang Firaun dan para pengikutnya.
- Air, yang memusnahkan dan melenyapkan penentang Nabi Nuh Alaihissalam.
- Angin, yang dahsyat beserta guruh dan halilintar menghancurkan kaum 'Aad dan Tsamud.
- Angin taufan dan hujan batu yang menjahanamkan kaum Luth yang terlibat dengan liwat.
- Hujan penghilang dahaga, pembersih jasad dan membuatkan mengantuk menjadi tentera penenang umat Islam sebelum perang Badar.
- Rasa gerun dan gentar turut menjadi tentera Allah. Dengar sahaja kemaraan tentera Muslimin, musuh terus kecut perut.
- Pejuang-pejuang Islam dari kalangan kaum muslimin.
- Virus yang menghuru-harakan kehidupan manusia.
"Dan bahawasanya tentera Kami, merekalah orang-orang yang mengalahkan (golongan yang menentang kebenaran)" [Surah as-Saaffat 173]
"Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak-anak Adam; dan Kami telah beri mereka menggunakan berbagai-bagai kenderaan di darat dan di laut; dan Kami telah memberikan rezeki kepada mereka dari benda-benda yang baik-baik serta Kami telah lebihkan mereka dengan selebih-lebihnya atas banyak makhluk-makhluk yang telah Kami ciptakan".
[Surah al-Isra' 70]
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (dan berkelengkapan sesuai dengan keadaannya)".
[Surah at-Tin 4]
"Sesiapa yang mahukan kemuliaan (maka hendaklah ia berusaha mencarinya dengan jalan mematuhi perintah Allah), kerana bagi Allah jualah segala kemuliaan...".
[Surah Fatir 10]
"Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya)".
[Surah al-Hujurat 13]
“Wahai manusia! Sesungguhnya Tuhan kamu sama, bapa kamu sama (Adam). Ketahuilah! Tiada kelebihan orang Arab ke atas ‘ajam (yang bukan Arab), atau ‘ajam ke atas Arab, atau yang berkulit merah ke atas yang berkulit hitam, atau yang berkulit hitam ke atas yang berkulit merah melainkan ketaqwaan”.
(HR Ahmad dan al-Baihaqi)
"Allah! Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, bagiNyalah segala nama yang baik" [Surah Ta-Ha 8]
"Dan Allah mempunyai nama-nama yang baik (yang mulia), maka serulah (dan berdoalah) kepadaNya dengan menyebut nama-namaNya."[Surah al-A'raf 180]
"Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Sesiapa yang menghitungnya, dia masuk syurga"(HR al-Bukhari dan Muslim)
"Dan (ingatkanlah peristiwa) ketika Nabi Musa berkata kepada temannya: "Aku tidak akan berhenti berjalan sehingga aku sampai di tempat pertemuan dua laut itu atau aku berjalan terus bertahun-tahun"[Surah al-Kahfi 60]
“Lalu mereka (Nabi Musa AS dan pembantunya) mendapati seorang hamba (Khidir) dari hamba-hamba Kami yang telah kami kurniakan kepadanya rahmat dari Kami, dan Kami telah mengajarnya sejenis ilmu dari sisi Kami”[Surah al-Kahfi 65]
"Warisan ilmu itu lebih baik daripada warisan emas, jiwa yang solehah lebih baik daripada permata lu’lu’, dan tidaklah mampu diperolehi ilmu dengan kerehatan tubuh badan".
“Dengan lidah yang banyak bertanya dan dari hati yang benar-benar berakal”(Riwayat Imam Ahmad)
"Dan Dia lah Tuhan yang menerima taubat dari hamba-hambaNya (yang bertaubat) serta memaafkan kejahatan-kejahatan (yang mereka lakukan); dan Ia mengetahui akan apa yang kamu semua kerjakan".
[Surah ash-Shura 25]
"Sesungguhnya hamba, jika dia mengakui dosanya dan kemudian dia bertaubat, nescaya Allah SWT menerima taubatnya".
(HR al-Bukhari)
(Lihat Tanbih al-Ghafilin)
"Sesungguhnya Allah ialah Tuhanku dan Tuhan kamu, oleh itu, beribadatlah kamu kepadaNya. Inilah jalan yang lurus". [Surah Aali Imran 51]
"Dan sesungguhnya Aku yang amat memberi ampun kepada orang-orang yang bertaubat serta beriman dan beramal soleh, kemudian ia tetap teguh menurut petunjuk yang diberikan kepadanya".
[Surah Ta-Ha 82]
"SesungguhNya Allah mengasihi orang-orang yang banyak bertaubat, dan mengasihi orang-orang yang sentiasa mensucikan diri".
[Surah al-Baqarah 222]
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan " Taubat Nasuha", mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai...".
[Surah at-Tahrim 8]
"Dan Allah tidak sekali-kali akan menyeksa mereka, sedang engkau (wahai Muhammad) ada di antara mereka; dan Allah tidak akan menyeksa mereka sedang mereka beristighfar (meminta ampun)".
[Surah al-Anfal 33]
"Sesungguhnya amal-amal kebajikan (terutama sembahyang) itu menghapuskan kejahatan".[Surah Hud 114]
Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya setiap musibah yang menimpa seorang muslim menjadi penebus (kaffarah) atas dosanya. Bahkan sampai terpeleset kakinya, luka di jarinya, ataupun duri yang menusuknya".
(HR Muslim)
Dan orang-orang (Islam) yang datang kemudian daripada mereka (berdoa dengan) berkata: "Wahai Tuhan Kami! Ampunkanlah dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang mendahului kami dalam iman, dan janganlah Engkau jadikan dalam hati perasaan hasad dengki dan dendam terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau Amat Melimpah Belas kasihan dan RahmatMu".
[Surah al-Hashr 10]
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa syirik mempersekutukanNya (dengan sesuatu apa jua), dan akan mengampunkan dosa yang lain dari itu bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya)".
[Surah an-Nisa' 48]
"(Ingatlah akan) hari (kiamat yang padanya) ada muka (orang-orang) menjadi putih berseri, dan ada muka (orang-orang) menjadi hitam legam. Adapun orang-orang yang telah hitam legam mukanya, (mereka akan ditanya secara menempelak): "Patutkah kamu kufur ingkar sesudah kamu beriman? Oleh itu rasalah azab seksa neraka disebabkan kekufuran kamu itu". Adapun orang-orang yang telah putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam limpah rahmat Allah (Syurga), mereka kekal di dalamnya" [Surah Aali Imran 106-107]
"Untuk orang-orang yang berusaha menjadikan amalnya baik dikurniakan segala kebaikan serta satu tambahan yang mulia dan air muka mereka pula (berseri-seri) tidak diliputi oleh sebarang kesedihan dan kehinaan. Mereka itulah ahli Syurga, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan untuk orang-orang yang melakukan kejahatan (syirik dan maksiat), balasan tiap-tiap satu kejahatan mereka ialah kejahatan yang sebanding dengannya serta akan ditimpakan kehinaan; tiadalah bagi mereka pelindung dari (seksa) Allah; muka mereka (hitam legam) seolah-olahnya ditutup dengan beberapa bahagian (yang gelap-gelita) dari malam yang gelap-gelita. Mereka itulah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya"[Surah Yunus 26-27]
??????????? ????????? ???? ?????? ??????? ?????? ??? ??????? ???????????? ????????? ???????????? ?????? ??????????
"Dan orang-orang yang menghubungkan perkara-perkara yang disuruh oleh Allah supaya dihubungkan, dan yang menaruh bimbang akan kemurkaan Tuhan mereka, serta takut kepada kesukaran yang akan dihadapi semasa soaljawab dan hitungan amal (pada hari kiamat)"[Surah ar-Ra'd 21]
???????? ?????????? ?????????? ?????? ??? ?????????? ?????? ???????? ????? ??????? ???????? ????? ????????
"Mereka ditimpakan kehinaan (dari segala jurusan) di mana sahaja mereka berada, kecuali dengan adanya sebab dari Allah (hubungan dengan Allah) dan adanya sebab dari manusia (hubungan sesama manusia)..."[Surah Aali Imran 112]
Ayat ini menunjukkan bahawa hubungan dengan Allah dan hubungan sesama manusia adalah dua sisi mata wang yang tidak boleh dipisahkan. Inilah nilai keperibadian mukmin yang sempurna. Oleh itu, untuk membina hubungan kita dengan Allah, kita mempunyai kewajipan untuk menunaikan hak-hak Allah, iaitu:
1. Mentauhidkan dan tidak menyekutukanNya dengan yang lain.
2. Menjalankan syariat Allah selagi nyawa dikandung badan seperti solat, puasa, zakat, haji, sedekah, membersihkan hati, jihad dan sebagainya.
3. Bersungguh-sungguh melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya.
4. Hidup sentiasa bergantung kepada Allah.
5. Sentiasa berdoa dan berzikir mengharapkan bantuan dan pertolongan Allah.
Sayidina Abdullah Ibnu Mas’ud r.a pernah berkata:
??? ?????? ??? ?????? ???????? ???????? ????? ????????? ? ?????? ???????? ????? ????????? ???????? ????
“Engkau tengah mengetuk pintu Sang Raja (Allah Tuhan sekelian alam) di sepanjang solat. Dan setiap orang yang mengetuk pintuNya, nescaya akan dibukakan baginya jalan keluar” (Lihat: Sifat as-Shafwah)
1. Dengan kedua ibubapa.
2. Dengan kaum kerabat dan sanak saudara.
3. Dengan jiran tetangga.
4. Dengan masyarakat setempat.
5. Dengan golongan fakir miskin dan orang-orang yang memerlukan bantuan.
4. Dengan didahulukan orang Islam, kemudian sesama manusia berlainan agama.
5. Dengan makhluk Allah yang lain.
Daripada Sayidina Abdullah bin 'Amru r.a, Nabi saw bersabda:
?????? ?????????? ?????????????? ????????? ?????????? ??????? ????? ??????????? ???????? ?????????
"Tidaklah seseorang itu digelar al-Wasil (penyambung silaturrahim) apabila dia bersifat al-Mukafi`i (orang yang menyambung silaturrahim jika saudaranya menyambungnya dan akan memutuskan apabila mereka memutuskannya), akan tetapi al-Wasil itu ialah seseorang yang apabila terputus silaturrahim, beliau segera menyambungkannya"(HR Ahmad, al-Bukhari dan at-Tirmizi)
Hubungi Kami
Blok A dan B, Kompleks Islam Putrajaya,
No 23, Jalan Tunku Abdul Rahman,
Presint 3, 62100 Putrajaya,
Malaysia.
+603 8870 7000
+603 8870 7003
Kemaskini Terkini
- Isnin, 28 September 2026
Statistik Pelawat
- Today 32
- Yesterday 26
- This Week 32
- This Month 332
- This Year 370